Sukses itu Hasil Pembentukan, Bukan Hasil Keberuntungan

Orang-orang yang telah menjadi orang sukses pada kenyataan adalah orang yang berkembang. bukan orang yang secara beruntung dilahirkan telah menjadi sukses sejak kecil. Mereka terus berevousi bersama waktu, terus menerus belajar dan mengasah keahlian mereka serta mencari berbagai kesempatan baru untuk semakin memoles kemampuan mereka.

Sebagai contoh, kita ambil kisah dari produser film holywood yang legendaris, Mr. Goldwyn :

Mr. Goldwyn lahir ke dunia dengan nama Schmuel Gelbfisz di kota Warsawa, Polandia, ditengah keluarga Yahudi miskin pada tahun 1882. ketika kecil, tanpa sepeser pun uang dia meninggalkan rumah sembari berjalan kaki menuju inggris, tempat dia bermukim di tempat keluarganya selama beberapa tahun. dia kemudian beremigrasi ke AS dan tiba di kota New York pada tahun 1899. tidak lama kemudian dia masuk intdustri garmen dan tersadar kalau dia punya bakat pemasaran. dia bisa menjual apapun, dan dia menjadi seorang salesman yang sangat sukses.

Ketika dia tahu dirinya suka film -pada saat itu, industri film masih bayi- kombinasi dari keahliannya saebagai penjual dan kesukaannya pada film, akhirnya membawa dia tiba di holywood, dimanadia berkembang menjadi seorang produser film legendaris dan pendiri beberapa studio film. Keberuntungan? pastinya tidak. Goldwyn adalah orang yang memanfaatkan bakatnya dan orangyang sering menunjukkan diri.

Dan, setiap orang sukses tidak berjalan sendirian. mereka selalu dan pasti memiliki orang dibalik layar yang senantiasa mendukung mereka untuk bisa sukses. Untuk menjadi tempat mengadu. Saya menyebut orang pendukung itu sebagai mentor. Kang Idrus (CEO Kinan Group) dalam jaulah Tokoh PPSDMS Nurul Fikri Regional 2 Bandung, Pak Mehriza (Founder GIMB School) dalam program GIMB School, Farah Gray (Penulis Buku Realioner, Miliarder Termuda usia 14 Tahun), dan beberapa orang lainnya menuturkan betapa pentingnya seorang mentor bagi seseorang agar bisa berkembang lebih cepat menjadi orang sukses.

Mentor berfungsi sebagai pemandu jalan menuju kesuksesan. bila ada yang keliru dalam tindakan kita maka akan diperbaiki oleh mentor kita. Kok bisa? karena mentor telah merasakan dan mengalami hal tersebut lebih dahulu daripada kita. belajar dari pengalaman orang lain akan mempercepat waktu kita dalam mencapai kesuksesan daripada kita harus mengalami terlebih dahulu hal tersebut


Mengutip dari Farah Gray dalam bukunya Get Real Get Rich,

Mitos bohong yang berkata bahwa :

Saya harus terlahir sebagai orang yang pounya banyak koneksi atau satu bakat khusus untuk bisa kaya

Fakta yang benar adalah :

Keberuntungan itu tentang menunjukkan diri. anda tidak bisa menang kalau anda tidak ikut main

artikel ini bersumber dari berbagai sumber..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s